Lampungnist

Terkini dan Terpercaya

Setelah Lakukan Pendekatan Persuasif, DPO Pelaku Curat Akhirnya Menyerahkan Diri

(lampungnist.com) – Jajaran Satreskrim Polres Way Kanan amankan DPO kasus pelaku pencurian Bantalan rel Kereta Api di Kampung Lembasung Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.

Tersangka yang berhasil diamankan berinisial RH (32) Warga Dusun I Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung., SH. S.IK. M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu Des Herison Syafutra  di Mapolres setempat Minggu (01/11)

Kasat Reskrim Polres Way Kanan Iptu Des Herison Syahputra menjelaskan, Kronologis kejadian berawal pada hari tanggal 12 November 2019 sekitar pukul 22.15 WIB dua orang Satpam PT. KAI sedang berpatroli kemudian menemukan bantalan penyanggga rel Kereta Api telah pecah dan hancur sebanyak kurang lebih 397 bantalan dan besi cor bantalan yang terdapat di bantalan tersebut sudah hilang dicuri oleh orang, setelah itu satpam melaporkan kejadian tersebut dengan memberitahu kepada pimpinan stasiun melalui telpon. Akibat kejadian tersebut PT. KAI mengalami kerugian sebesar lebih kurang Rp. 2,4 juta rupiah.

Kronologis penangkapan pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2020 sekira pukul 14.00 WIB Kanit Resum IPDA Arista dan Tekab 308 ke Kampung Gunung Sangkaran menemui Kepala Kampung serta tokoh masyarakat melakukan penggalangan agar DPO pelaku pencurian menyerahkan diri kepada pihak Kepolisan / Satreskrim Polres Way Kanan, ujar Kasat Reskrim.

Setelah itu, masih kata Iptu Des Herison Syahputra, Kepala Kampung dan tokoh masyarakat menyampaikan kepada pihak keluarga pelaku kemudian himbauan tersebut disambut baik oleh keluarga pelaku, kemudian pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober 2020 sekitar pukul  09.00 WIB pelaku  inisial RH (DPO) menyerahkan diri ke Satreskrim Polres Way Kanan bersama Kepala Kampung dan keluarganya.

Kasatreskrim kembali menambahkan, “Sebelumnya kita sudah melakukan penangkapan lima dari tujuh pelaku pada bulan April. Ditambah ini, satu pelaku menyerahkan diri. Jadi masih ada satu pelaku lagi yang masih DPO”.

‘Akibat perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukumanya tujuh tahun penjara. pungkas Kasat Reskrim Polres Way Kanan (Romy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *