Lampungnist

Terkini dan Terpercaya

SAPMA PP Kota Bandarlampung Tolak PP. 57 2021

(Bandarlampung) – SL- Penolakan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) nomor 57 terus mengalir dari berbagai kalangan dan unsur serta organisasi yang ada di Tingkat nasional maupun regional provinsi.

Penolakan tersebut disampaikan oleh Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SPMA PP) Kota Bandar Lampung melalui layanan rilisnya yang diterima Selasa (20/04)

Di tengah banyaknya protes dari berbagai pihak yang rata-rata menolak terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 tentang tentang Standar Nasional Pendidikan, Ketua Umum SAPMA PP Kota Bandar Lampung Muhammad. Galang Putra. Rahman angkat Bicara.

Menanggapi persoalan ini, sambung Galang kami organisasi Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kota Bandar Lampung sebagai organisasi pengkaderan yang sejak awal berdiri dilandasi oleh semangat kebangkitan nasional yang berasaskan Pancasila. Meminta kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera mengajukan draf revisi atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 tentang tentang Standar Nasional Pendidikan.

“PP 57/2021 bila terus dibiarkan maka akan menjadi kurikulum untuk siswa maupun kami sebagai mahasiswa. Tentu, kami sebagai organisasi kader yang terdiri dari berbagai unsur Mahasiswa dan Pelajar menolak keras. Dikarnakan nilai nilai Pancasila yang tertuang pada kurikulum pendidikan dapat membentuk karakter, etika, dan integritas pada anak didik,” Kata M. Galang P. Rahman

Sementara itu Sekretaris SAPMA PP Kota Bandar Lampung Afat Fadly menambahkan Dengan keluarnya PP tersebut, meminta kepada seluruh kader SAPMA PP Kota Bandar Lampung dan Kawan Kawan Organisasi Kepemudaan lainnya untuk terus mengampanyekan penolakan PP Nomor 57 Tahun 2021 tentang tentang Standar Nasional Pendidikan.

“Dengan rasa tanggung jawab bersama kawan-kawan pemuda lainnya, kami sudah membentuk komitment dengan salah satu Organisasi Kemahasiswaan (BEM) di Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Lampung, untuk bersama sama melaksanakan Dialog dan terus mengampanyekan penolakan PP 57 tahun 2021,” ujar Afat Fadly. (Romy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *