Lampungnist

Terkini dan Terpercaya

Korupsi 122 Jt Kakam Umpu Bhakti Masuk Bui


(lampungnist.com)-Kakam Umpu Bhakti Kecamatan Blambangan Umpu Smn bin Mar (40), akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan Penahanan oleh Kejaksaan Negeri Way Kanan Kamis (28/11)..

Penahanan terhadap Smn bin Mar yang dilakukan Kejaksaan Negeri Blambangan Umpu terjadi setelah bukti-bukti yang disangkakan terhadap  Sumarwan mempunyai bukti yang cukup untuk membawanya masuk ke dalam jeruji besi

Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan Judhy Ismono SH.MH yang diwakili Kasi Pidsus Kejari Way Kanan, Achmad Rendra Pratama R SH yang didampingi Kasi Intel Kejari Meryon SH MH kepada awak media yang sudah menunggu di Kejaksaan Negeri Way Kanan mengatakan,  Kerugian Negara dalam kasus ini sebesar Rp. 121.255.281,-

Adapaun Pasal yang dilanggar menurut Kasi Pidsus Ahmad Rendra Pratama mengatakan pasal yang dilanggar yaitu Primair Pasal 2 UU No 31 tahun 1999 Jo no 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 64 ayat (1) ke 1 KUH Pidana.

Subsidair pasal 3 undang-undang nomor 31 97 Kudo undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi pasal 64 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

Lebih Subsider pasal 9 undang-undang nomor 31 tahun 1920 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 64 ayat 1.

Kejaksaam Negeri Way Kanan menangkap dan menetapkan Kepala Kampung Umpu Bakti kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten setempat, SM (40) karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) Tahun 2015, sebesar Rp.121,255,281,-

Kajari Way Kanan Muhammad Judhy Ismono, SH. MH menjelaskan, tersangka diduga telah melakukan korupsi DD Tahun 2015 dan untuk sementara tersangka akan dititipkan di Lapas Kelas II B Kabupaten Waykanan,  dan dalam waktu dekat ini akan dilakukan  pelimpahkan tersangka ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjung Karang/Bandar Lampung. Pungkas Kajati Way Kanan.

Sementara itu Sekdakab Way Kanan Saipul yang ditemui di kantor Pemkab Waykanan mengatakan turut prihatin dengan telah ditetapkannya kepala Kampung Umpu Bhakti SMN dan dilakukan penahanan oleh  Kejaksaan Negeri Way Kanan dan berharap ini merupakan kasus yang terakhir kepala kampung yang masih jeruji besi akibat korupsi dana desa di Kabupaten Way Kanan. (Romy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *