Lampungnist

Terkini dan Terpercaya

Kalapas Benny ; Napi Kabur, Petugas Piket Jaga Tanggung Jawab


(Lampungnist.com)-Memang secara logika dan fakta  yang ada, tidak mungkin Napi yang kabur kemarin itu, mampu melewati dua pagar tembok tinggi dengan hanya berbekalkan kain saja, akan tetapi begitulah kondisi sebenarnya yang terjadi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kalapas kelas 2B Way Kanan Benny Totot bc IP, S.Sos yang didampingi Kepala Kamtib Lapas setempat Sismuslim saat ditemui  lampungnist.com di ruang kerjanya Rabu, (28/08).

Adapun kronologi kaburnya napi tersebut Benny Totot menjelaskan, Tempat inikan Pembinaan, karenanya bagi Napi yang akan melaksanakan Shalat Dhuhur berjamaah, dipersilahkan untuk melakukan Shalat Dhuhur berjamaah di masjid yang ada di dalam Kompleks Lapas, saat itu bukan hanya yang bersangkutan yang Shalat, tetapi banyak Napi lainnya yang juga ikut Shalat di sana, sewaktu dilakukan pengecekan kembali seusai Shalat, maka saat itulah ketahuan bahwa ada 1 orang napi yang belum kembali ke selnya.

Benny Totot kembali menjelaskan, Jadi kaburnya  Napi di Lapas kelas 2B Way Kanan atas nama Heriyanto alias Selamat bin Suwarno kemarin, merupakan murni dari kelalaian anggota dan Tim jaga  yang saat itu bertugas.

Beni Totot juga menegaskan  bahwasannya larinya Napi tersebut tidak ada kaitannya ataupun campur tangan petugas Lapas yang jaga saat itu.

Kepada petugas jaga saat itu sudah pasti ada sanksi, karena lalai dalam bertugas sehingga mengakibatkan adanya Napi yang melarikan diri jelas Benny Totot lagi.

Saat ditanya alasan mengapa Napi tersebut melarikan diri mengingat masa tahanan hukuman dirinya tinggal setengah lagi.

Beni menjelaskan, kemungkinan yang bersangkutan ini Takut karena  kasus pidananya masih sekitar 2 atau 3 kasus lagi, yang belum disidangkan, sehingga dia berusaha kabur dari Lapas guna menghindari kasus pidana dirinya yang belum disidangkan.(Romy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *