Lampungnist

Terkini dan Terpercaya

Adipati Sampaikan RAPBD WK 2022


(Way Kanan) – LN – Usai acara Paripurna Penandatanganan KUA PPAS, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Way Kanan menggelar Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Penyampaian Rancangan APBD Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2022.

Paripurna Berlangsung Di Ruang Paripurna DPRD Way Kanan, Kamis, (21/10) senang di pimpin Ketua DPRD Way Kanan Nikman.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD, para Wakil-wakil Ketua dan Anggota DPRD, Dandim 0427 /WK,  Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Blambangan Umpu,
Turut hadir juga, Sekdakab Saipul, Para Asisten, Sekretaris Dewan, para Kepala SKPD yang ada di jajaran Pemerintah  Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya mengatakan Paripurna Penyampaian RAPERDA ABPD Tahun Anggaran sejalan  dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, pemerintah daerah mempunyai kewajiban  melaksanakan tahapan-tahapan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, dimulai dari penyusunan KUA dan PPAS sampai dengan Pengesahan Raperda tentang RAPBD menjadi Perda APBD.

Sebagai gambaran singkat Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 yang meliputi :
1.Pendapatan secara total RAPBD  2022 direncanakan sebesar Rp.1.326,1 Milyar, yang erasal dari Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah.

2. Belanja struktur belanja terbagi dalam empat yaitu belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.
Secara umum pada  RAPBD Tahun 2022 belanja daerah dialokasikan sebesar Rp.1.328,6 Milyar. Alokasi ini terdiri dari Belanja Operasi sebesar  Rp.950,9 Milyar yang tersebar pada alokasi Belanja Pegawai sebesar Rp.549,5 Milyar, Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp.375,1 Milyar, Belanja Hibah sebesar Rp.21,3 Milyar dan Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp.5 Milyar.
Alokasi untuk Belanja Modal  sebesar   Rp.92,5 Milyar .
Alokasi untuk Belanja Tidak Terduga sebesar Rp.6 Milyar.
Sedangkan Belanja Transfer sebesar Rp.279,2 Milyar yang terdiri dari Belanja Bagi Hasil sebesar Rp.2,5 Milyar dan Belanja Bantuan Keuangan sebesar Rp.276,7 Milyar.
Dengan demikian RAPBD tahun 2022 mengalami Defisit sebesar Rp.2,5 Milyar.

3.Pembiayaan
Sebagaimana diuraikan di atas, defisit anggaran sebesar Rp.2,5 Milyar akan ditutupi dari penerimaan pembiayaan bersumber dari perkiraan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya sebesar  Rp.5 Milyar.
Sedangkan dari sisi pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp.2,5 Milyar, yang dialokasikan untuk Penyertaan Modal Investasi Pemerintah.
Hal ini sesuai dengan struktur pembiayaan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah meliputi penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan.

Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD  Tahun Anggaran 2022 yang disusun secara nyata dengan memperhatikan analisa terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan yang berlaku saat ini terutama pemulihan ekonomi daerah dalam rangka penanganan dampak pandemi COVID-19, jelas Adipati.

Adipati kembali menjelaskan, Oleh karena itu RAPBD 2022 disusun dengan rasional dan estimasi optimis dapat dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Way Kanan, dan berharap kepada para anggota dewan dapat  memberikan masukan, saran dan kritik yang membangun sehingga tercipta hasil yang lebih baik.

Adipati kembali berharap kepada anggota DPRD Way Kanan, kiranya dalam pembahasan Raperda APBD Tahun Anggaran 2022 dapat diteliti, dibahas dan disepakati untuk menjadi peraturan daerah.

Acara dila jutkan dengan penyerahan Dokumen Raperda APBD 2022 dari Bupati Way Kanan kepada Ketua DPRD Way Kanan Nikman dengan disaksikan seluruh peserta acara Rapat Paripurna. (Romy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *