Lampungnist

Terkini dan Terpercaya

Adipati Resmikan “Rumpi” Dan ULC Pertanian


(Lampungnist.com)-Sejumlah Kendala yang dihadapi para petani saat ini diantaranya, keterbatasan petani dalam memperoleh modal, sarana dan prasarana pertanian, penanggulangan hama dan penyakit tanaman,  lahan, harga yang tidak seimbang dan akses pasar.

Cara yang terbaik adalah menciptakan keunggulan kompetitif dan dengan cepat belajar serta lentur dalam menghadapi setiap perubahan. kita harus menciptakan keunggulan yang berkelanjutan, bagaimana menciptakan respon, beradaptasi dan menciptakan ide-ide kreatif dan cepat mengambil keputusan.

Hal tersebut disampaikan  Bupati Way Kanan, H. Raden Adipati Surya dalam acara Sosialisasi Unit Layanan Cepat (ULC) Rumah Pintar (Rumpi) di Kabupaten Way Kanan bertempat di Aula Dinas TPHP,  Selasa (29/10).

Adipati menambahkan, Untuk menjawab dan menyelesaikan permasalahan di bidang pertanian yang sering terjadi dilapangan, memerlukan strategi dalam pelayanan untuk mendukung peningkatan produksi pertanian. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah Rumah Pintar (Rumpi), yang merupakan solusi yang digunakan sebagai media untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh petani.

Rumah Pintar ini adalah tempat yang berfungsi sebagai  One stop service bagi petani dalam memenuhi solusi kebutuhan   terkait kegiatan budidaya pertanian diantaranya permodalan, saprodi, informasi teknologi, kebutuhan akan pengairan, jasa alat mesin pertanian, prosesing dan pemasaran. Ujar Adipati.

Dalam proses kegiatan Rumpi harus memiliki Unit Layanan Cepat (ULC) untuk melaksanakan kegiatan pelayanan yang cepat dan tanggap.  Diharapkan kepada Tim ULC yang terdiri dari Kepala Bidang, Pokjanal, Koordinator POPT, Dokter Hewan, KTNA Kabupaten dan Brigade ALSINTAN dapat bekerja sama dengan baik, saling berkoordinasi dan menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Pungkas Adipati.

Acara Sosialisasi juga diikuti dengan penyerahan  yang diserahkan oleh Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya berupa Bantuan operasional penyuluh pertanian lapangan sebanyak 14 unit  Kendaraan Bermotor untuk koordinator penyuluh di 14 kecamatan, dilanjutkan dengan peresmian Rumah Pintar. (Romy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *