Lampungnist

Terkini dan Terpercaya

Adipati Pimpin Rapat DESK Pilkada Way Kanan

IMG-20201207-WA0081

(Lampungnist.con) – Rapat Dukungan Elemen Satuan Kerja (DESK) Pilkada Kabupaten Way Kanan saat ini dimaksudkan untuk memantapkan koordinasi dan konsolidasi antar Pemerintah Daerah dan Penyelenggara Pilkada serta pihak terkait, agar dapat bersinergi dalam menjalankan peran dan fungsi masing-masing khususnya dalam menjamin terakomodasinya hak konstitusi masyarakat guna mewujudkan Pilkada yang aman dan damai, sehingga tercipta iklim demokrasi yang damai, kondusif dan aman dari penyebaran Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya saat memimpin Rapat Dukungan Elemen Satuan Kinerja (DESK) dan Kesiapan Pilkada Kabupaten setempat Tahun 2020 yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Pemkab Way Kanan Senin (07/12)

Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Sekda, Staf Ahli, Para Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, para camat.

Ada pun yang menjadi tujuannya sambung Adipati, yaitu sebagai upaya untuk mengoptimalkan kesiap-siagaan Pemerintah Daerah khususnya yang menyelenggarakan Pilkada, Pihak Keamanan dan seluruh pemangku kepentingan Pilkada dalam menghadapi Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

Sebagaimana kita ketahui keputusan untuk dilanjutkannya tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 adalah atas kesepakatan bersama antara Pemerintah, DPR-RI dan Penyelenggara Pemilu, maka Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 yang sempat tertunda karena adanya bencana non alam yaitu Pandemi Covid-19, telah dimulai kembali sejak tanggal 16 Juni 2020 dengan pelaksanaan pemungutan suara secara serentak pada tanggal 9 Desember 2020.

Raden Adipati Surya menjabarkan, Ada beberapa hal yang hendak disampaikan dapat ditindaklanjuti dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing, sebagai berikut

1. Pelaksanaan di setiap tahapan Pilkada menerapkan proses dengan berpedoman pada PKPU Nomor 06 Tahun 2020 sebagaimana telah diubah PKPU Nomor 13 Tahun 2020 tentang perubahan atas tentang pelaksanaan Pemilihan Gubernur daN Wakil Gubernur serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19);

2. Peningkatan kwalitas daftar pemilih tetap (DPT) agar dapat dimantapkan terutama terhadap masyarakat yang belum terdaftar maupun belum memiliki E-KTP dan surat keterangan (Suket) segera diantisipasi jangan sampai menjadi masalah sehingga masyarakat yang telah memenuhi persyaratan sebagai pemilih dapat terdata dan dapat menggunakan hak pilihnya

3. Optimalkan peran pemerintah dan pemerintah daerah dengan tetap berpedoman pada Pasal 434 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan Umum dalam memberikan bantuan dan fasilitasi guna kelancaraan penyelenggaraan Pilkada sebagai upaya pencapaian pilkada yang demokratis tahun 2020

4. Waspadai dan Cegah hal-hal yang dapat menciderai proses pilkada seperti perang hoaxs dan propaganda, money politik, politik identitas, black campaign, serangan fajar, intimidasi (pemaksaan) khusunya pada Pada masa tenang kampanye Pilkada

5. Dorong secara optimal peningkatan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam rangka mewujudkan suksesnya pilkada serentak tahun 2020 dengan target yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar 77,5% (berdasarkan hasil evaluasi pada Pilpres 2019 yang lalu Kabupaten Way kanan  telah melampaui target nasional terhadap partisipasi pemilih yaitu tahun 78,65 %, sehingga diharapkan untuk dapat mempertahankan atau bahkan meningkat lagi

6. Dorong pelaksanaaan pendidikan politik bagi pemilih dengan memprioritaskan segmen pemilih pemula, pemilih perempuan, kelompok marginal, dan penyandang disabilitas

7. Jaga Netralitas Aparat Keamanan (TNI/POLRI) dan ASN dan Penyelenggara pilkada dalam menciptakan pemilu yang mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, professional, akuntabel, efektif dan efisien guna menghasilkan pemimpin daerah yang mempunyai legitimasi yang kuat serta amanah dalam menjalankan tugasnya

8. Optimalkan Peran Desk Pilkada dengan mekanisme pemantauan, pelaporan evaluasi terhadap perkembangan politik di daerah dengan mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemantauan, Pelaporan, dan Evaluasi Perkembangan Politik Di Daerah.

9. Pada tahapan distribusi logistik Pilkada. Antisipasi dan koordinasikan dengan pihak keamanan jangan sampai ada keterlambatan dalam pendistribusian logistik hingga tiba di TPS termasuk APD dan kelengkapan untuk penerapan standar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

10. Pada tahapan yang saat ini yang menimbulkan potensi kerumunan massa yaitu pemungutan suara, penghitungan suara hingga penetapan calon terpilih agar benar-benar dapat diawasi terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara tegas

“Suksesnya Pilkada merupakan harapan kita semua, oleh karenanya marilah ciptakan sinergitas antara Penyelenggara Pilkada (KPU dan Bawaslu) dengan Pemerintah Daerah, Kepolisian dan TNI serta stakeholder lainnya. tukas Adipati.

“Semoga penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten Way Kanan dapat berjalan dengan sukses, aman dan terlindungi dari wabah pandemi Covid-19. Pungkas Adipati .(Romy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *